Pura Taman Saraswati: Panduan Singkat dan Cara Tiba dari Jawa

Pura Taman Saraswati adalah pura di pusat Ubud yang dikelilingi kolam teratai. Banyak orang yang baru tiba dari Jawa mencari nama ini karena letaknya dekat jalan utama, bukan di lereng atau di pinggir jurang. Halaman yang terbuka, gerbang berukir, dan air di depan pura membuat tempat ini enak dilihat tanpa harus mendaki.
Artikel ini membantu Anda membedakan pura ini dari tempat lain di sekitar Ubud, lalu menyusun ritme setelah turun dari travel. Untuk gambaran kawasan, baca wisata Ubud. Jalur setapak di tepi sungai ada di Campuhan Ridge Walk. Gua di Bedulu dibahas terpisah di Goa Gajah.

Pura Taman Saraswati di Ubud. Foto: Jakub Halun, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons.
Di mana pura ini berada
Pura Taman Saraswati berdiri di Jalan Raya Ubud, di sisi yang sama dengan pasar dan istana. Dari trotoar Anda sudah melihat kolam. Tidak perlu menyeberang jurang atau naik ratusan anak tangga. Karena itu pura ini sering menjadi perhentian pertama orang yang menginap di pusat Ubud.
Nama Saraswati merujuk pada dewi pengetahuan. Di Bali, pura ini juga dikenal lewat pertunjukan tari yang kadang digelar di pelataran pada malam tertentu. Jadwal pertunjukan berganti. Jangan mengunci rencana hanya karena sebuah unggahan lama. Tanya hotel pada hari Anda datang.
Pura ini bukan Tirta Empul di Tampaksiring dan bukan Goa Gajah di Bedulu. Tirta Empul adalah mata air untuk melukat, sekitar 30 menit ke utara bila jalan sedang lancar. Goa Gajah adalah gua batu di desa Bedulu. Pura Taman Saraswati adalah kompleks terbuka dengan kolam di tengah kota. Mencampur ketiganya dalam satu pagi hanya menghabiskan waktu di jalan.
Apa yang masuk akal untuk dilihat
Yang paling mudah dinikmati adalah kolam teratai, gerbang, dan ukiran di dinding. Berjalan pelan di tepi air sudah cukup untuk sebagian besar pengunjung. Bila ada area yang sedang dipakai upacara, beri jarak. Jangan naik ke pelataran yang sedang dipakai persembahan hanya karena ingin foto dekat.
Pakaian sopan tetap berlaku meski pura ini terasa seperti taman kota. Bahu dan lutut yang tertutup lebih aman. Sarung pinjaman kadang tersedia di pintu, tetapi jangan mengandalkan stok saat rombongan besar datang bersamaan.
Sore hari biasanya lebih nyaman daripada siang yang terik. Cahaya di permukaan kolam juga lebih enak difoto saat matahari tidak tepat di atas kepala. Malam hari, bila ada tari, datang lebih awal agar dapat tempat duduk yang tidak menghalangi jalan petugas.

Halaman Pura Taman Saraswati. Foto: Arabsalam, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.
Jangan menumpuk dengan tempat lain
Pura ini cocok sebagai kunjungan singkat, sekitar satu jam termasuk jalan kaki dari penginapan di pusat Ubud. Menambah Campuhan Ridge Walk di hari yang sama masih masuk akal bila Anda sudah beristirahat, karena jalurnya dekat. Menambah Goa Gajah, Tegalalang, dan Tirta Empul di hari yang sama membuat Anda lebih banyak duduk di mobil daripada melihat pura.
Pasar Ubud ada di seberang jalan. Datang pagi bila Anda ingin melihat dagangan sebelum keramaian. Siang hari trotoar penuh pejalan dan kendaraan. Beri waktu ekstra hanya untuk menyeberang, terutama bila Anda membawa koper atau anak kecil.
Dari titik turun travel
Sahabat Baliku mengantar door to door sampai Denpasar dan Bali selatan, termasuk hotel di Ubud bila alamatnya sudah disebut saat pemesanan. Titik koordinasi di Denpasar ada di Jalan Uluwatu 1 No. 101, Kelan, Tuban. Dari Tuban ke Ubud biasanya satu jam lebih bila jalur Bypass dan jalan kota sedang ramai. Setelah perjalanan semalam dari Jawa, jangan jadikan pura ini sebagai tujuan sebelum Anda mandi dan meletakkan barang.
Bila hotel Anda di Kuta, Seminyak, atau Canggu, pura ini bukan pemberhentian dalam perjalanan antar. Urutkan dulu: turun di hotel, istirahat, baru ke Ubud di hari berikutnya. Detail jemput dan antar ada di travel door to door dan charter travel Malang Bali. Rute dari Jawa Timur dirangkum di travel Surabaya Denpasar.
Ritme setelah perjalanan semalam
Hari tiba: hotel, makan, tidur. Hari kedua: pagi santai di pusat Ubud, lalu Pura Taman Saraswati saat cuaca tidak terlalu panas. Bila tenaga masih ada, lanjut jalan kaki ke arah Campuhan tanpa buru-buru. Pulang ke hotel sebelum gelap bila Anda tidak terbiasa dengan jalan kecil Ubud pada malam hari.
Pesan antar-jemput lewat WhatsApp 0857-4612-4490. Sebutkan hotel di Jawa, jam yang Anda inginkan, dan alamat hotel di Bali. Alamat kantor di Surabaya, Malang, dan Denpasar tercantum di Tentang Kami.
Tips singkat
Bawa air minum sendiri. Di sekitar pura banyak kafe, tetapi antrean siang hari bisa panjang. Simpan barang berharga di hotel. Jalan Raya Ubud ramai motor. Gunakan trotoar dan jangan berhenti di tengah badan jalan untuk foto gerbang.
Bila hujan, batu di tepi kolam licin. Sandal yang menempel di kaki lebih aman daripada sandal jepit yang longgar. Setelah hujan, cek dulu apakah pelataran sedang dibersihkan sebelum Anda masuk lebih dalam.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah pura ini sama dengan istana Ubud? Tidak. Istana berada di dekatnya, di sepanjang jalan yang sama. Pura Taman Saraswati adalah kompleks pura dengan kolam teratai. Keduanya bisa dilihat dalam satu jalan kaki, tetapi tiket, aturan, dan jamnya berbeda.
Berapa lama yang cukup? Satu jam cukup untuk melihat kolam dan gerbang tanpa terburu-buru. Tambah waktu bila Anda menunggu pertunjukan malam.
Bagaimana memesan travel dari Jawa? Hubungi 0857-4612-4490. Sebutkan kota jemput, jumlah penumpang, dan hotel tujuan di Bali. Tim Sahabat Baliku akan menyesuaikan jam berangkat dengan penyeberangan.
