Pura Batukaru: Panduan Singkat dan Cara Tiba dari Jawa

Executive Travel Lintas Jawa Bali

Pura Batukaru: Panduan Singkat dan Cara Tiba dari Jawa

Bangunan meru dan papan larangan masuk di area dalam Pura Batukaru

Pura Batukaru adalah pura besar di kaki Gunung Batukaru, di Wongaya Gede, Tabanan. Di sekitarnya ada sawah, pohon tinggi, dan area dalam yang hanya untuk upacara. Orang yang mengetik “pura batukaru” kadang menyangka tempat ini di Ubud. Bukan. Ubud ada di Gianyar. Batukaru ada di Tabanan, jauh ke barat laut dari Kuta, di lereng yang lebih sejuk.

Panduan ini untuk penumpang yang baru turun dari Jawa. Sawah berundak di dekat Tabanan ada di Jatiluwih. Pura di tepi laut barat ada di Tanah Lot. Pura mengwi dengan kolam di sekelilingnya ada di Taman Ayun.

Bangunan meru dan papan larangan masuk di area dalam Pura Batukaru

Area dalam dengan papan larangan masuk. Pengunjung tidak masuk ke zona upacara. Foto: MajaK., CC BY 3.0, via Wikimedia Commons.

Di mana pura ini berada

Pura Batukaru, sering disebut Pura Luhur Batukaru, ada di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Dari Tuban atau Kuta, hitung sekitar dua jam bila jalan lancar, dan lebih lama saat macet di Mengwi. Dari Jatiluwih, perjalanan masih naik ke lereng. Ini bukan titik turun travel dari Jawa.

Udara di sini lebih sejuk dari pantai. Bawa jaket tipis. Jalur menuju pura melewati desa dan sawah. Di dekat gerbang sering ada pelinggih kecil di tepi sawah. Itu bukan pintu utama. Ikuti petunjuk ke tempat parkir yang sedang dipakai, bukan jalur yang terlihat di unggahan lama.

Satu sampai dua jam di kawasan pura sudah cukup bila Anda tidak menunggu upacara. Datang pagi lebih longgar. Siang hari bisa lebih ramai di akhir pekan.

Apa yang masuk akal untuk dilihat

Berdiri di area yang boleh dimasuki, melihat meru dan halaman luar, sudah menjadi kunjungan yang utuh. Ada zona dengan papan “no admittance” atau larangan serupa. Itu bukan saran. Itu batas. Jangan melewati pagar atau tali demi foto. Upacara yang sedang berlangsung bukan pertunjukan untuk ditonton dari dekat.

Pakaian sopan wajib. Selendang dan kain sering tersedia di loket atau warung. Sepakati harga sewa di tempat. Jangan mengunci angka tiket atau parkir dari unggahan lama. Bawa uang tunai. Sinyal di lekukan lereng kadang lemah, jadi unduh peta sebelum meninggalkan Mengwi.

Setelah hujan, batu di halaman licin. Pakai sepatu yang menempel. Jangan memanjat pelinggih atau berdiri di atas bale. Anak-anak tetap dipegang di dekat tangga. Pohon besar dan akar di halaman bukan jalur main.

Pelinggih dan tedung kuning di tepi sawah dekat Pura Batukaru

Pelinggih di tepi sawah dekat kawasan pura, bukan pintu utama. Foto: Arabsalam, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.

Jangan disamakan dengan pura di Ubud

Saran pencarian kadang menaruh kata Ubud di samping Batukaru. Itu salah lokasi. Ubud punya istana, Monkey Forest, dan Saraswati. Batukaru ada di Tabanan. Jangan menjadwalkan pagi di Ubud lalu siang di Batukaru lalu sore di Tanah Lot. Anda akan lebih banyak duduk di mobil daripada di halaman pura.

Besakih ada di Karangasem, di sisi lain pulau. Ulun Danu di Bedugul juga tempat lain, di danau. Batukaru adalah pura gunung di Tabanan. Pilih satu fokus per hari. Menggabungkan tiga pura besar pada hari kedatangan dari Jawa hampir selalu gagal di jalan.

Dari titik turun travel

Sahabat Baliku mengantar door to door ke Denpasar dan Bali selatan. Pura Batukaru bukan titik turun travel reguler. Setelah penyeberangan semalam, tidur di hotel selatan. Berangkat ke Tabanan pada hari berikutnya, pagi-pagi, lalu kembali sebelum gelap di jalur desa.

Detail jemput ada di travel door to door. Rombongan yang ingin seharian di Tabanan tanpa mengejar jam kursi reguler bisa membandingkan dengan charter travel Malang Bali.

Ritme setelah perjalanan semalam

Hari tiba: hotel di selatan, makan, tidur. Hari kedua: berangkat pagi ke Wongaya Gede, satu jam di kawasan pura, makan di desa, kembali ke hotel. Jangan menjadwalkan naik ke lereng pada jam jemput ke Jawa. Kabut dan hujan sore membuat perjalanan turun lebih lambat.

Pesan antar-jemput lewat WhatsApp 0857-4612-4490. Sebutkan kota jemput, jumlah penumpang, dan alamat hotel di Bali. Kantor Surabaya, Malang, dan Denpasar tercantum di Tentang Kami.

Tips singkat

Hormati zona larangan. Foto dari luar pagar sudah cukup. Jangan menyalakan musik keras di halaman. Bila ada upacara, berikan ruang. Jangan berdiri di depan orang yang sedang bersembahyang demi sudut kamera.

Bila rombongan hanya punya setengah hari di Tabanan, pilih Batukaru atau Jatiluwih, bukan keduanya plus Tanah Lot. Sawah berundak dan pura gunung sama-sama menghabiskan waktu jalan. Satu tempat yang dilihat dengan tenang lebih berguna daripada tiga nama yang hanya dilewati dari mobil.

Bawa air minum. Warung di desa tidak selalu buka pagi-pagi. Toilet, bila ada, antri pada jam ramai. Simpan ponsel sebelum naik tangga basah, bukan setelah kaki sudah di batu licin.

Bila hujan turun di lereng, tunda naik ke halaman dalam. Batu basah dan kabut membuat langkah lebih lambat daripada yang terlihat di foto cerah. Lebih baik menunggu di warung desa, atau memotong kunjungan menjadi lihat dari luar saja, daripada memaksa masuk saat lantai sudah licin.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah Pura Batukaru ada di Ubud? Tidak. Pura ini ada di Wongaya Gede, Tabanan, di kaki Gunung Batukaru. Ubud ada di Gianyar.

Apakah semua area boleh dimasuki? Tidak. Ikuti papan larangan. Area dalam sering tertutup untuk pengunjung biasa, terutama saat upacara.

Bagaimana memesan travel dari Jawa? Hubungi 0857-4612-4490. Sebutkan kota jemput dan hotel di Bali. Kunjungan ke Batukaru dilakukan setelah Anda beristirahat, bukan pada pagi kedatangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sahabat Baliku Trans Travel · 0857-4612-4490 · Surabaya: Ruko Pasar Kedung Rejo Waru Blok E 24, Sidoarjo · Malang: Jl. Ikan Kakap No.7 Ruko City Home Blimbing Malang · Denpasar: Jl. Uluwatu 1 No.101 Kelan Tuban, Denpasar, Bali · Tentang Kami